Arsip

Archive for November, 2010

Musim Kawin Part 2

November 25, 2010 3 komentar

undangan ke-2 diterima. kali ini datangnya dari Solo. kali ini yang nikah Mas Erwan dan Mbak Mila.

Erwan itu kurang lebih sama ama mas Rully yang sudah berganti nama menjadi Bu Rully.. lho..? maksudnya Mas Kawit yang artinya dalam bahasa jawa ‘Semenjak (katanya).

Baca selanjutnya…

Kategori:Experience

Musim Kawin part 1

November 24, 2010 7 komentar

Soft Copy undangan pernikahan pertama via Facebook pun saya terima. ini untuk pertama kalinya gw nerima undangan nikah dalam bentuk kaya gini

 

design yang variatif dan penuh kreatifitas. ya iyalah.. lha wong dia creative Director BRAINSAUCE advertising di tempat magang gw dulu kok.. teman-teman yang laen juga pada suka waktu tak tunjukin.

ohh iya.. ini yang nikahan namanya Mas Rully sama Mbak Ella yang sekarang telah berganti nama menjadi Pak Rully dan Bu Ahmad.. Hah..??

Baca selanjutnya…

Kategori:Experience

about money, everything is so interested. what a shame

November 14, 2010 4 komentar

diawali oleh tagihan bulanan yang harus dibayarkan.

diawali oleh ntah kapan datangnya kiriman dari pihak yang memiliki kekuatan.

diawali dengan begitu tertariknya menungso-menungso akan kiriman tersebut.

diawali oleh berbagai opsi yang muncul dari menungso-menungso tersebut.

mengawali tulisan ini dengan sebatang rokok.

baiklah,, kita mulai..
Baca selanjutnya…

Kategori:Experience

terima kasih,,, Kamu…

Merapi, disaat orang pada sibuk mengungsi, debu vulkanik, relawan, posko bantuan, bahkan wafatnya Mbah Marijan. disaat-saat itu lah kekhawatiran gw berbeda dengan Mayoritas mahluk yang ada di jogja. diawali dengan begitu lelahnya tubuh ini setelah seharian beraktifitas, diguyur hujan, trus berjemur di teriknya panas matahari. entah apa saja yang saya lakukan pada hari itu. derita berlanjut dimalam hari ketika saya diminta untuk benerin komputer dan ndak dibayar (menyedihkan) cuma dapat ucapan terimakasih. dijemput paksa saat rintik gerimis membasahi kota jogja. disitulah penderitaan sebenarnya dimulai. rasa nyeri dan dingin mulai terasa. mencoba berkunjung ke dokter keesokan harinya juga tak membantu selama tiga hari kedepan. entah apa yang diberikan oleh sang dokter, rasanya semakin dingin dan semakin nyeri. keputusan bermalam di JIH pun terpaksa jadi pilihan terakhir dan benar adanya, tubuh ini berhasil di kudeta oleh komunitas yang bernama TIphus dan yang paling parahnya lagi sedikit suntikan nyamuk DBD  berhasil menginfeksi saya pada saat itu. semakin turunnya trombosit dibawah rata-rata membuat orang tua nan jauh disana khawatir. syukurlah begitu banyak teman beserta sahabat dan keluarga datang menemani. sedikit canda dan tawa sangat dibuthkan pada saat itu. trimakasih buat mereka yang senantiasa membantu dan menemani saya. tanpa adanya kalian mungkin pada saat itu saya memutuskan untuk meminjam garpu kepada suster dan berakhirlah semua ini..

Kategori:Experience